Ku sangat terhempas di kedalaman heran yang tak berdangkal,
kutangisi dan sesali dengan emosi yang sangat, betapa tidak sebuah cinta yang indah...
kepadamu telah berubah jadi sebuah keheranan dan kejijikan yang tidak dapat memaafkan.
Lama memang mutiara yang cantik awal kubersamamu dalam suasana belajar di masa lalu,
Disekolah itu aku sangat kagum akan kelembutan sikapmu dan banyak lagi kelebihanmu,
namun semua hancur setelahtemanku mengatakan aku telah pacaraan denganya, temanku bicara sangat enteng dan bangsat, padahal menyakitkan temannya yakni aku, dan temanku cerita yang negatif terhadap dirinya yang merupakan mutiara yang sangat aku harapkan, namun setelah mendengar cerita temanku yang mengotori orang yang aku cintai maka aku saat itu juga jijik luar biasa dan tak pernah mau lagi membicarakannya. Kututup cerita harapan cintaku yang indah kuganti dengan perasaan seperti saya tidak pernah mengenalnya seumur hidupku.
Saya tidak mau jadi orang bodoh, disempitkan hidup karena harapan yang kandas, namun aku sangat bahagia menutupi dengan kebahagiaan yang semakin bahagia yang Allah berikan bersama jodoh yang aku sayangi selamanya.
Masa lalu biarlah berlalu ditenggelamkan oleh detik, menit, jam, bulan dan tahun-tahun yang akan bergulir mengukir sejarah setiap orang, sekarang dan yang akan datang itulah harapan yang cerah mencari bahagia di dunia dan di akhirat.
Kisahku kawan
Hasbi haris JALTER 2019
FREE MODERN BLOG AND COMPLETE INFO for PUBLIC --------------------------------------------------------- THE FIRST AND THE BEST IN YOUR TOWN JL. TERONG NO. 71,PARI'RISI, PATTALLASSANG, KABUPATEN TAKALAR. KONTAK PERSON : 085342107363
Thursday, January 24, 2019
Tuesday, November 27, 2018
Nasehat ISLAMI
Bukannya saya menyesali keberadaanku di dunia, namun sangatlah memilukan perjalanan hidup bila disadari bahwa kita ini akan kemana nantinya apakah selamat atau celaka di akhirat ?
Kita masih saja sering tertawa dalam kehidupan padahal kita pasti menghadap padanya. Betapa besar tanggung jawab kita dihadapannya. Yang mengadili yang Maha Adil yakni Allah, yang tidak ada satupun tersisa pertanyaan untuk kita mengenai kehidupan kita.
Teramat heran saya melihat orang yang tertawa terus menerus walaupun berada dalam gelimang dosa. AstaghfiruLLAH, berhati-hatilah dalam hidup yang 1 kali saja. Bila gagal di sini menghadap Allah dengan berlinang air mata dan keringat menanti keputusan Allah Rabbul 'alamin.
Abu Bakar assiddiq radhiAllahu ta'ala anhu pernah berkata : Alangkah baiknya sekiranya aku diciptakan sebagai rumput, bila dimakan binatang habis perkara, tidak ada masalah lagi. Tapi karena aku sebagai manusia harus bertanggung jawab di akhirat. Coba bayangkan orang yang paling baik amalannya saja masih takut pada hari pertanggung jawaban di akhirat. Allahu Akbar, astaghfiruLLAH.
Kita masih saja sering tertawa dalam kehidupan padahal kita pasti menghadap padanya. Betapa besar tanggung jawab kita dihadapannya. Yang mengadili yang Maha Adil yakni Allah, yang tidak ada satupun tersisa pertanyaan untuk kita mengenai kehidupan kita.
Teramat heran saya melihat orang yang tertawa terus menerus walaupun berada dalam gelimang dosa. AstaghfiruLLAH, berhati-hatilah dalam hidup yang 1 kali saja. Bila gagal di sini menghadap Allah dengan berlinang air mata dan keringat menanti keputusan Allah Rabbul 'alamin.
Abu Bakar assiddiq radhiAllahu ta'ala anhu pernah berkata : Alangkah baiknya sekiranya aku diciptakan sebagai rumput, bila dimakan binatang habis perkara, tidak ada masalah lagi. Tapi karena aku sebagai manusia harus bertanggung jawab di akhirat. Coba bayangkan orang yang paling baik amalannya saja masih takut pada hari pertanggung jawaban di akhirat. Allahu Akbar, astaghfiruLLAH.
Thursday, November 8, 2018
ALLAH KNOWS EVERYTHING
ALLAH KNOWS EVERYTHING
Mr Abdullah had three sons, the oldest was Ali, the second was Ahmad and the youngest was Hasan. He loved hid sons very much amf he wanted them to be good Muslims when they grew up. As a father, Mr Abdullah was a good Muslim so that his sons could regard him as their model.
One day, Mr Abdullah tested his sons to know their belief in Allah. He gave his sons some cske and asked them to eat it in a place where no one could see them. Ali took the cake and he went to his room. He shut the door and ate the cake. He thought that no one could see him. Ahmad went to a cave near his house. It was dark in the cave. He was sure that nobody was there who could see him.He ate the cake in darkness of the cake. Hasan thought and thought about finding a place where nobody could see him. He thought that there was no such place. He remembered that Allah could always see him. So he did not eat the cake.
Ali and Ahmad came back to their father and told him about what they did. Hasan came back and returned the cake to his father and said that there was no place which was secret from Allah. Mr Abdullah was very pleased with their brother, Hasan. He said that Allah knew everything, saw everything and was with them all the time. So, It was said, they should not do anything bad even in secret.
Mr Abdullah had three sons, the oldest was Ali, the second was Ahmad and the youngest was Hasan. He loved hid sons very much amf he wanted them to be good Muslims when they grew up. As a father, Mr Abdullah was a good Muslim so that his sons could regard him as their model.
One day, Mr Abdullah tested his sons to know their belief in Allah. He gave his sons some cske and asked them to eat it in a place where no one could see them. Ali took the cake and he went to his room. He shut the door and ate the cake. He thought that no one could see him. Ahmad went to a cave near his house. It was dark in the cave. He was sure that nobody was there who could see him.He ate the cake in darkness of the cake. Hasan thought and thought about finding a place where nobody could see him. He thought that there was no such place. He remembered that Allah could always see him. So he did not eat the cake.
Ali and Ahmad came back to their father and told him about what they did. Hasan came back and returned the cake to his father and said that there was no place which was secret from Allah. Mr Abdullah was very pleased with their brother, Hasan. He said that Allah knew everything, saw everything and was with them all the time. So, It was said, they should not do anything bad even in secret.
Tuesday, November 6, 2018
ISLAM
ISLAM PREACH
BismiLLAHIRROHMANIRROHIM.
Praise be to Allah, lord of the worlds, because Allah Subhanahu wata'ala gives all, Allah gives life, health, material, and so on, all are from Allah Subhanahu wa ta 'ala.
Greetings and salawat for prophet Muhammad shoLLALLahu alaihi wa sallam (peace be upon him)
All Muslim are brothers in sentences, syahadah : I testify : There is no God but Allah, and I testify : Muhammad is messenger of Allah
I want to explain about Islam.
The Word Islam, which is derived from Arabic, means to accept, to follow and to obey. In other words, Islam is following Allah, the Master. Allah is our creator and Master in this worlds and life after death.
Our success in life relies fully on following the Master. Therefore, we must all obey Allah's commands, either in words or in deeds. But Allah has let us be free to obey or not to obey Allah. Life is like a test. The successful test taker is one who obeys Allah. In other words, the real success in this life and life after death is in obeying Allah. True peace also lies only in following Allah.
The word Islam also means PEACE. Therefore, Islam means both obidience to Allah and peace. Islam seeks peace through obidience to Allah, the Creator and the Master. Islam is religion from Allah which leads its followers to gain true peace.
:
BismiLLAHIRROHMANIRROHIM.
Praise be to Allah, lord of the worlds, because Allah Subhanahu wata'ala gives all, Allah gives life, health, material, and so on, all are from Allah Subhanahu wa ta 'ala.
Greetings and salawat for prophet Muhammad shoLLALLahu alaihi wa sallam (peace be upon him)
All Muslim are brothers in sentences, syahadah : I testify : There is no God but Allah, and I testify : Muhammad is messenger of Allah
I want to explain about Islam.
The Word Islam, which is derived from Arabic, means to accept, to follow and to obey. In other words, Islam is following Allah, the Master. Allah is our creator and Master in this worlds and life after death.
Our success in life relies fully on following the Master. Therefore, we must all obey Allah's commands, either in words or in deeds. But Allah has let us be free to obey or not to obey Allah. Life is like a test. The successful test taker is one who obeys Allah. In other words, the real success in this life and life after death is in obeying Allah. True peace also lies only in following Allah.
The word Islam also means PEACE. Therefore, Islam means both obidience to Allah and peace. Islam seeks peace through obidience to Allah, the Creator and the Master. Islam is religion from Allah which leads its followers to gain true peace.
:
Wednesday, October 17, 2018
KERISAUAN RASULULLAH SHOLLAHU ALAIHI WASALLAM TERHADAP UMMATNYA
RasuluLLah shollaLLAHU alaihi wa alihi wasallam sangat memikirkan ummatnya jangan sampai ada ummatnya disiksa kelak di neraka. Beliau menjelang wafatnya berbisik 2 kali : ummatku, ummatku.
Beliau RasuluLLAH shoLLaLLAhu alaihi wasallam di akhirat ketika banyak ummatnya masuk neraka, beliau sujud di bawah arsyi Allah Subhahu wa ta'ala sambil menangis, lama sekali beliau sujud. Nanti Allah Subhanahu wata'ala menyapa beliau dengan berfirman kurang lebih : Wahai Muhammad mengapa kamu sujud begitu lama sambil menangis dengan teramat sedih ? RasuluLLAH shollaLLAHU alaihi wasallam bersabda kurang lebih : Ya Allah, janganlah engkau siksa di neraka ummatku yang ada imannya sebesar biji kurma. Allah Subhanahu wata'ala berfirman kurang lebih : Wahai Muhammad pergilah engkau ke pintu neraka dan mintalah malaikat penjaga neraka mengangkat ummatmu yang imannya sebesar biji kurma. Lalu beliau RasuluLLAH ShollaLLAHU alaihi wasallam pergi kepintu neraka sesuai yang diperintahkan oleh ALLAH Subhanahu wata'ala.dan meminta kepada malaikat penjaga neraka supaya mengankat ummatnya yang memiliki iman sebesar biji kurma.Nabi ShollaLLAHU alaihi wasallam melakukan sujud yang lama sambil menangis berulang 3 kali, hingga iman sebesar biji jagung, sebesar biji zarrahpun dari ummatnya dikeluarkan semua dari neraka dan dimasukkan kedalam surga. Tapi nabi belum puas lagi karena beliau masih khawatir jangan sampai masih ada ummatnya di neraka. Lalu Allah Subhanahu wata'ala berfirman kurang lebih, Allahu 'alam : ummatmu Muhammad sudah tidak ada lagi di neraka, barulah nabi puas mengkhawatirkan kita ummatnya.
Lalu kenapa kita ummat beliau tidak saling memikirkan satu sama lain agar kelak di akhirat kita semua selamat terhindar dari api neraka sesuai harapan beliau RasuluLLAH shollaLLAhu alaihi wasallam ??
Beliau RasuluLLAH shoLLaLLAhu alaihi wasallam di akhirat ketika banyak ummatnya masuk neraka, beliau sujud di bawah arsyi Allah Subhahu wa ta'ala sambil menangis, lama sekali beliau sujud. Nanti Allah Subhanahu wata'ala menyapa beliau dengan berfirman kurang lebih : Wahai Muhammad mengapa kamu sujud begitu lama sambil menangis dengan teramat sedih ? RasuluLLAH shollaLLAHU alaihi wasallam bersabda kurang lebih : Ya Allah, janganlah engkau siksa di neraka ummatku yang ada imannya sebesar biji kurma. Allah Subhanahu wata'ala berfirman kurang lebih : Wahai Muhammad pergilah engkau ke pintu neraka dan mintalah malaikat penjaga neraka mengangkat ummatmu yang imannya sebesar biji kurma. Lalu beliau RasuluLLAH ShollaLLAHU alaihi wasallam pergi kepintu neraka sesuai yang diperintahkan oleh ALLAH Subhanahu wata'ala.dan meminta kepada malaikat penjaga neraka supaya mengankat ummatnya yang memiliki iman sebesar biji kurma.Nabi ShollaLLAHU alaihi wasallam melakukan sujud yang lama sambil menangis berulang 3 kali, hingga iman sebesar biji jagung, sebesar biji zarrahpun dari ummatnya dikeluarkan semua dari neraka dan dimasukkan kedalam surga. Tapi nabi belum puas lagi karena beliau masih khawatir jangan sampai masih ada ummatnya di neraka. Lalu Allah Subhanahu wata'ala berfirman kurang lebih, Allahu 'alam : ummatmu Muhammad sudah tidak ada lagi di neraka, barulah nabi puas mengkhawatirkan kita ummatnya.
Lalu kenapa kita ummat beliau tidak saling memikirkan satu sama lain agar kelak di akhirat kita semua selamat terhindar dari api neraka sesuai harapan beliau RasuluLLAH shollaLLAhu alaihi wasallam ??
Saturday, August 11, 2018
Monday, July 9, 2018
Subscribe to:
Posts (Atom)


































































